Akti Nyata Organisasi Dalam Menghadapi Pandemi

Gambar Akti Nyata Organisasi Dalam Menghadapi Pandemi

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia pada awal tahun 2020 telah memberikan dampak yang luar biasa terhadap berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya terkait kesehatan, pandemi ini juga telah memberi imbas pada aspek ekonomi, pendidikan, sosial budaya, bahkan keamanan suatu negara. Diketahui sejak 02 Maret 2020, kemunculan Covid-19 di Indonesia juga telah memberikan dampak khususnya pada aspek ekonomi, sosial, dan tentunya kesehatan. Tantangan berat tidak hanya dihadapi pemerintah namun juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin meningginya jumlah penderita yang terjangkit positif Covid-19 dari hari ke hari telah memacu semua lini melakukan aksi nyata untuk menanggulanginya.

Dampak pandemi yang dirasakan oleh masyarakat tidak hanya terfokus pada lini kesehatan semata namun juga soal ekonomi terutama pada pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Masyarakat tidak dapat mencari nafkah seperti biasanya sehingga penghasilannya menurun bahkan tidak jarang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Masyarakat yang terdampak langsung merupakan mereka yang mengandalkan pendapatan harian seperti tukang ojek, sopir angkutan umum, toko-toko, dan pedagang kaki lima. Dampak dari hilangnya mata pencaharian untuk mencari nafkah ini sangat berpengaruh bagi keluarga karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kesulitan ekonomi membuat beberapa keluarga tidak dapat memenuhi kebutuhan utama mereka seperti makan maupun kebutuhan harian rutin lainnya.  

Beberapa kebijakan telah diambil pemerintah dalam rangka mengurangi penularan virus Covid-19 maupun meningkatkan kemampuan masyarakat. Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), penetapan zona kewilayahan kategori terdampak, kampanye massif perihal adaptasi kebiasaan baru (AKB) seperti penggunaan masker, jaga jarak, dan tetap berdiam diri di rumah (stay at home) menjadi opsi utama. Lamanya masa pandemi juga akhirnya memaksa pemerintah turut menskenario penggunaan anggaran negara yang lebih besar dalam menangani covid-19 maupun dampak yang ditimbulkan.

Aspek lain yang terlihat, kejadian luar biasa pandemi ini telah memantik partisipasi aktif dari masing-masing unsur yang ada, baik pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat, maupun warga secara pribadi. Masing-masing lini berupaya memberikan sumbangsih sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki baik pemikiran, fisik, hingga materi.