Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Kamis, 14 November 2019 - 13:37:23 WIB

Meritokrasi Dalam Konstitusi Berbagai Negara Di Dunia


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 340 kali

Meritokrasi Dalam Konstitusi Berbagai Negara Di Dunia
Tak dapat dipungkiri, salah satu pekerjaan rumah dalam membenahi birokrasi kita adalah masalah personel atau sumber daya manusianya. Baik itu pegawai negeri sipilnya, maupun pejabat publik lainnya yang duduk di berbagai lini pemerintahan, baik itu eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Banyak anggapan dan stigma negatif, dimana pengangkatan pegawai negeri sipil (termasuk promosi dan mutasi) banyak didasari oleh hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip good governance.

Padahal, kita telah mengenal lama prinsip-prinsip meritokrasi dalam pengangkatan pejabat publik. Model merit system pun telah diadaptasi dalam pembinaan karier kepegawaian kita. Kita pun sadar, bahwa kemampuan, kapabilitas, kompetensi, profesionalitas, kecakapan, integritas, dan akseptabilitas seharusnya menjadi pertimbangan dan parameter yang utama dalam melakukan pengangkatan, persetujuan, pemilihan, atau segala bentuk dari rekrutmen pejabat publik. Kita pun telah sampai pada ikhtiar perbaikan sistem rekrutmen, untuk CPNS misalnya, yang mutakhir dengan pemanfaatan CAT (Computer Assisted Test) atau pola open bidding dalam pengangkatan pejabat pimpinan tinggi atau pejabat administrasi, yang semata-mata ditujukan untuk mencari sosok yang paling “merit” dari banyak kandidat yang tersedia.

Secara harfiah, meritokrasi berasal dari kata merit atau manfaat. Menurut wikipedia, meritokrasi menunjuk suatu bentuk sistem politik yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi atau berkemampuan. Dalam wikipedia juga disebutkan, istilah meritokrasi pertama kali digunakan oleh Michael Young pada tahun 1958 dalam bukunya Rise of the Meritocracy. Meritokrasi dapat juga diartikan sebagai satu pandangan atau memberi peluang kepada orang untuk maju berdasarkan merit-nya, yakni berdasarkan kelayakan dan kecakapannya atau kecemerlangannya. Istilah meritokrasi kemudian banyak diderivasikan ke dalam istilah merit system.





Berita Terkait