Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Kamis, 31 Mei 2018 - 16:12:05 WIB

UPT BKN Semarang: Antara Aksi dan Harapan


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Inka - Dibaca: 588 kali

UPT BKN Semarang: Antara Aksi dan Harapan
Sejak dibangun tahun 2016 lalu, Badan Kepegawaian Negara telah membangun sebelas (11) Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara atau yang sering disebut sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara (UPT BKN). UPT BKN merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Badan Kepegawaian Negara. UPT BKN berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN melalui Kepala Kantor Regional sesuai wilayah kerja Kantor Regional yang bersangkutan. Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara dipimpin oleh seorang kepala, petugas tata usaha, serta tenaga fungsional.
 
Sesuai dengan Peraturan Kepala BKN Nomor 36 Tahun 2015 UPT BKN didesain untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai berikut:
a. Seleksi pegawai berbasis-teknologi informasi
b. Fasilitasi seleksi pegawai berbasis teknologi informasi
c. Pengelolaan teknologi informasi sistem seleksi pegawai
d. Penilaian kompetensi pegawai
e. Fasilitasi penilaian kompetensi pegawai
f. Urusan rencana program dan anggaran, ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, kearsipan, perlengkapan, rumah tangga, hukum, kerja sama, dan hubungan masyarakat.
 
Pembangunan UPT BKN bertujuan untuk memfasilitasi pelayanan bidang kepegawaian khususnya dalam pelaksanaan tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan pelaksanaan uji kompetensi menggunakan Assessment Center (AC). Pembentukan UPT sejatinya merupakan bentuk komitmen dari BKN untuk mendekatkan layanan kepegawaian kepada masyarakat. UPT Kepegawaian dibentuk di wilayah-wilayah yang belum didirikan Kantor Regional BKN, sehingga proses layanan dapat lebih dijangkau oleh masyarakat maupun para pengelola kepegawaian seluruh Indonesia.
 
UPT BKN bengkulu merupakan UPT terakhir yang telah diresmikan, atau kelima pada tahun 2017 yang diresmikan oleh Kepala BKN setelah UPT Pontianak, Sorong, Palu dan Ambon. Tahun sebelumnya BKN sudah meresmikan tujuh UPT yaitu: Jambi, Semarang, Serang, Gorontalo, Padang, Mataram, dan Kediri. Berdirinya UPT BKN diharapkan dapat lebih mendekatkan layanan kepegawaian kepada masyarakat.
 
Salah satu UPT BKN yang didirikan untuk wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah adalah UPT BKN Semarang. UPT ini berada di jalan Soekarno-Hatta KM 29 Bergas Kabupaten Semarang yang merupakan gedung bekas Samsat Online atas bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran UPT BKN Semarang tentunya menjadi partner kerja untuk memberikan kontribusi yg positif bagi instansi pemerintah di lingkungan Jawa Tengah, khususnya dalam menangani permasalahan kepegawaian secara cepat dan efisien. UPT BKN Semarang berfungsi dalam menyediakan sarana pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), seleksi jabatan, pemetaan potensi, dan seleksi ujian ikatan dinas melalui Computer Assisted Test (CAT).
 
Sejak pertama kali dibangun, UPT BKN Semarang telah melakukan berbagai kegiatan dan layanan khususmya dalam fasilitasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baik melalui jalur formasi umum maupun jalur khusus. Jalur penerimaan CPNS formasi umum dilakukan secara dua gelombang, gelombang pertama pada Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM sementara gelombang kedua pada beberapa kementerian. Dikarenakan banyaknya jumlah peserta, maka penyelenggarakan tes CAT dilakukan di beberapa lokasi seperti kampus, hotel, maupun gedung pertemuan. 
 
Disamping memberikan fasilitasi tes TKD CPNS dengan CAT untuk formasi umum, UPT BKN Semarang juga telah memberikan fasilitasi tes seleksi untuk sekolah kedinasan. Beberapa sekolah kedinasan yang seleksi masuknya menggunakan CAT BKN seperti Politeknik Keuangan Negara STAN, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Sekolah Tinggi Sandi Negara, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Sekolah Tinggi Inteligen Negara, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Politeknik Imigrasi, Sekolah Tinggi Transportasi Darat dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.
 
Upaya mendekatkan layanan kepegawaian melalui UPT BKN Semarang tidak terhenti pada kegiatan rekrutmen pegawai baru akan tetapi juga pada upaya pengelolaan pegawai yang sudah ada, salah satunya pengembangan karir pegawai. Untuk beberapa kali UPT BKN Semarang telah melakukan kerjasama dengan beberapa instansi untuk pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah menggunakan CAT BKN, seperti pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah.
 
Meskipun secara riil hanya dinahkodai seorang kepala dengan tiga orang staf, UPT BKN Semarang mampu menunjukkan eksistensinya dengan terselenggarakannya berbagai kegaiatan, baik kegiatan teknis pelayanan dibidang kepegawaian maupun kegiatan pendukung seperti koordinasi dan supervise. Saat sekarang ini UPT BKN Semarang dipimpin oleh seorang kepala dengan tiga orang tenaga teknis fungsional. Jumlah keseluruhan pegawai dari UPT BKN Semarang adalah tujuh orang (termasuk kepala), tiga orang staf telah bergabung di UPT sementara tiga lainnya masih ditugaskan pada Kanreg I BKN Yogyakarta.
 
Beberapa waktu yang lalu, telah terjadi pergantian pimpinan di UPT BKN Semarang yang semula dijabat oleh Muh Jisron untuk selanjutnya digantikan oleh Ahyu Wulandari. Muh Jisron promosi ke Jakarta untuk jabatan yang lebih tinggi setingkat eselon 3, sementara Ahyu Wulandari sebelumnya merupakan Kepala Seksi Pengolahan Data dan Diseminasi Informasi Kepegawaian Kanreg I BKN Yogyakarta.
 
Sejak awal didirikan hingga saat sekarang ini, kegiatan dari UPT BKN Semarang lebih banyak didominasi oleh pelayanan dalam fasilitasi penyelenggaraan tes berbasis CAT. Menurut beberapa pihak, kondisi demikian dianggap masih belum merupakan performa ideal bagi UPT BKN karena belum sepenuhnya sesuai dengan alasan utama didirikan. Semangat utama pendirian UPT BKN diantaranya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepegawaian oleh BKN melalui proses pelayanan yang cepat dan mudah. Dihadirkannya UPT BKN diharapkan dapat semakin mendekatkan proses layanan kepegawaian kepada para stakeholder. 
 
Luasnya wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta seolah menjadi tantangan tersendiri bagi para pengelola kepegawaian yang hendak mengurus administrasi kepegawaian ke Kanreg I BKN Yogyakarta. Dibutuhkan waktu dan jarak tempuh yang tidak sedikit semisal untuk daerah brebes, cilacap, maupun blora. Dengan hadirnya UPT BKN Semarang diharapkan dapat membantu menjadi penjembatan layanan kepegawaian diluar Kanreg I BKN Yogyakarta.
 
Jika semangat peningkatan layanan ini yang menjadi pijakan, maka sangat dimungkinkan untuk dilakukannya upaya peneguhan (reinforcement) dari kegiatan UPT BKN. Upaya ini dapat dilakukan melalui pengayaan tugas dan fungsi dari UPT BKN yang tidak hanya sebagai kepanjangan tangan penyelenggaraan tes CAT dan penilaian kompetensi semata melainkan dapat diperluas sesuai dengan karakteristik yang dimiliki UPT BKN. Misalnya, UPT BKN dapat menjembatani layanan konsultasi kepegawaian maupun layanan yang dapat mendukung proses administrasi kenaikan pangkat maupun pensiun. Untuk daerah diwilayah bagian utara pulau jawa dapat melakukan konsultasi kepegawaian ke UPT BKN Semarang sehingga tidak harus ke Kanreg I BKN Yogyakarta sepanjang sifatnya tidak sangat penting atau memang harus diselesaikan dengan pejabat yang ada di kantor regional. 
 
Secara terpisah, Kepala UPT BKN Semarang yang baru Ahyu Wulandari berharap dirinya dapat segera belajar dan memberikan warna pada UPT. Ada secercah harapan bahwa UPT BKN Semarang dapat semakin eksis dengan beragam program dalam memberikan layanan kepada masyarakat, salah satunya melalui pengayaan layanan dari UPT BKN. 
 
“Kita kan sebenarnya ada enam (6) personil ditambah 1 kepala, sekarang ini yang di UPT baru tiga (3) orang, sedangkan yang tiga (3) masih di Kanreg I BKN. Jika memungkinkan tugas UPT BKN ini kan salah satunya mendekatkan layanan ke masyarakat, nah salah satu jenis layanan yang saya kira dapat dijalankan UPT ya konsultasi. BKD dapat konsultasi kesini tentang implementasi kepegawaian maupun masyarakat umum yang ingin tanya-tanya soal seleksi CPNS misalnya. Konsultasi yang sifatnya tidak terlalu mendesak maupun harus langsung ke jogja mungkin dapat dilayani di UPT Semarang ini”.
 
Lebih lanjut Ahyu menjelaskan bahwa secara sumber daya manusia, upaya pendayagunaan fungsi dari UPT dapat diwujudkan berbekal pegawai yang dimiliki oleh UPT BKN Semarang, termasuk pegawai yang saat sekarang ini masih dipekerjakan di Kanreg I BKN. “Secara pengalaman mereka kan sudah lama bekerja di Kanreg I di bagian teknis yang beragam. Saya kira hal tersebut dapat menjadi modal kerja dalam melayani konsultasi kepegawaian di UPT” Jelas Ahyu.