Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Rabu, 19 November 2018 - 11:49:34 WIB

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Nasional Dilakukan Serentak Di 59 Titik


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 82 kali

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Nasional Dilakukan Serentak Di 59 Titik
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 sampai pada tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Panitia Seleksi Nasional CPNS Tahun 2018 akan melaksanakan SKB secara serentak di 59 titik lokasi se-Indonesia.
 
Pelaksanaan SKB serentak itu dijadwalkan akan dilaksanakan pada kurun waktu 8 sampai dengan 15 Desember 2018.
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara, Mohammad Ridwan menjelaskan sebaran titik lokasi pelaksanaan SKB tersebut tersebar dalam wilayah kerja 14 Kantor Regional BKN dan Kantor Pusat BKN di Jakarta Timur seperti yang dilansir harianjogja.com.
 
Peserta SKB CPNS 2018 didominasi oleh pelamar umum sebanyak 1.574.871 dan pada urutan kedua pelamar dari jalur khusus eks tenaga honorer K II sebanyak 4.554.
 
"Jumlah tersebut merupakan akumulasi hasil rekonsiliasi data hasil SKD dengan mekanisme Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 37 Tahun 2018 dan PermenPANRB Nomor 61 Tahun 2018," katanya, Jumat (7/11/2018).
 
Untuk pengamanan pelaksanaan SKB ini, Panselnas CPNS 2018 telah menandatangani MoU dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk pengamanan rangkaian pelaksanaan seleksi CPNS, baik fisik maupun sistem. 
 
"Polri juga berkomitmen untuk melakukan cegah tangkal terhadap upaya-upaya yang bertujuan menganggu kelancaran pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS ini. Dengan demikian, segala bentuk kecurangan dan gangguan akan disikapi secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya seperti yang dilansir harianjogja.com.