Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Jumat, 04 Januari 2019 - 10:42:53 WIB

Di Negara Ini, WhatsApp Digunakan Dalam Kegiatan Wasdalpeg


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 191 kali

Di Negara Ini, WhatsApp Digunakan Dalam Kegiatan Wasdalpeg
WhatsApp tidak hanya bisa difungsikan sebagai alat komunikasi pribadi melainkan juga digunakan dalam system birokrasi pemerintahan khususnya dalam kegiatan pengawasan dan pengendalian kepegawaian (Wasdalpeg). Di sebuah wilayah pada negara ini misalnya, WhatsApp sebagai sarana pelengkap dalam absen Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
Seperti yang dilansir detik.com, PNS yang mengabdi di berbagai lembaga dan departemen pemerintah nasional di Makueni, Kenya, saat ini diwajibkan untuk mempublikasikan semua kegiatan keseharian mereka melalui WhatsApp.
 
Dikutip dari All Africa, Kamis (3/1/2019), Country Commissioner Mohammed Maalim mengatakan, langkah tersebut ditujukan guna mengatasi budaya buruk dari para abdi negaranya dalam menjalani tugas kepada masyarakat.
 
"Saya akan secara pribadi memantau dan melakukan pemeriksaan mendadak untuk memastikan bahwa ini dilaksanakan," ujarnya.
 
Absen via WhatsApp ini membuat para PNS di wilayah tersebut harus rutin mengirimkan foto bersangkutan plus laporan kegiatan harian sebagai bukti dirinya tidak bolos kerja. Kebijakan tersebut diharapkan dapat dijalankan sepenuhnya pada tahun 2019 ini.
 
Mohammed Maalim juga menegaskan bakal aktif melakukan pemantauan. Apabila ada PNS yang ketahuan tak ada di tempat, ia pun akan bertindak tegas dengan melaporkannya kepada otoritas pengawas. PNS itu, atasan maupun bawahan, bakal disanksi akibat tindakan indisipliner.
 
Tak hanya sampai di situ, Mohammed Maalim juga telah memerintahkan kepada kepala dinas masing-masing departemen untuk memastikan bawahannya selalu sigap melayani masyarakat yang dating ke kantor untuk meminta pelayanan. Upaya itu juga agar meminimalisir agar PNS tidak membolos ketika sedang bertugas.
 
"Tak ada yang lebih buruk dari korupsi ketika PNS menyelinap dari tugasnya, sementara di sisi lain mereka diharapkan memberikan layanan yang tepat waktu dan berkualitas," tutur Maalim.