Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Kamis, 10 Januari 2019 - 10:20:13 WIB

Kota Yogyakarta, Jepara, Sukoharjo, dan Banyumas Terdepan Dalam Pengurusan Kenaikan Pangkat


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 352 kali

Kota Yogyakarta, Jepara, Sukoharjo, dan Banyumas Terdepan Dalam Pengurusan Kenaikan Pangkat
Empat Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah kerja Kantor Regional I BKN Yogyakarta menerima penghargaan atas kinerjanya dalam proses pengusulan kenaikan pangkat selama kurun waktu dua (2) tahun. Penghargaan ini bertemakan “Zero TMS dan Zero BTL” atas pelaksanaan proses pengusulan administrasi kenaikan pangkat yang dikirim ke Kanreg I BKN Yogyakarta. Piagam penghargaan diberikan oleh Kepala Kanreg I BKN Yogyakarta saat acara rapat koordinasi persiapan penetapan NIP CPNS pada Selasa (9/01 2019) di Sasono Panggih Ageng Yogyakarta.
 
Keempat instansi tersebut adalah Kota Yogyakarta, Kabupaten Jepara, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Banyumas. Keempat instansi tersebut telah menorehkan prestasi yang membanggakan dengan capaian kategori Zero TMS dan Zero BTL selama beberapa periode kenaikan pangkat. Untuk Kota Yogyakarta telah meraih kategori Zero TMS dan Zero BTL selama empat (4) kali berturut-turut, Kabupaten Jepara empat (4) kali, Kabupaten Sukoharjo sebanyak 4 kali, dan Kabupaten Banyumas sebanyak 3 kali berturut-turut.
 
Zero TMS (Tidak Memenuhi Syarat) menandakan bahwa seluruh dokumen persyaratan kenaikan pangkat yang diusulkan telah diverifikasi terlebih dahulu oleh pihak instansi pengusul sehingga tidak ditemukan lagi kesalahan, baik kesalahan administrasi maupun kualifikasi. Seluruh berkas yang diusulkan untuk kenaikan pangkat telah diperiksa dan dipastikan terlebih dahulu keakuratannya oleh pihak instansi pengusul dengan kategori “memenuhi syarat” sehingga saat diperiksa di BKN sudah tidak ditemukan berkas yang statusnya “tidak memenuhi syarat”. 
 
Sementara Zero BTL (Bahan Tidak Lengkap) mengindikasikan bahwa seluruh berkas yang diusulkan instansi telah lengkap secara dokumen sehingga tidak dibutuhkan lagi tambahan dokumen, atau tidak terdapat dokumen yang masih harus dilengkapi kembali.
 
Apa perbedaan TMS dengan BTL? Berkas dengan status TMS menandakan bahwa pegawai yang diusulkan untuk naik pangkat tersebut secara aturan tidak dapat diproses, semisal dikarenakan belum saatnya naik pangkat, atau belum terpenuhinya jumlah nilai angka kredit yang dipersyaratkan bagi jabatan fungsional tertentu. Sementara BTL, pegawai yang diusulkan naik pangkat secara aturan telah memenuhi ketentuan yang dipersyaratan untuk naik pangkat namun dokumen berkas yang diusulkan masih terdapat kekurangan dokumen, semisal penilaian angka kredit (PAK) belum dilampirkan, SK Kenaikan pangkat terakhir belum dilampirkan, dan lain sebagainya. Jadi, jika BTL masih ada kemungkinan untuk berkas diproses dan diakomodir kenaikan pangkatnya, maka untuk TMS berkas tidak dapat diproses dan kenaikan pangkat tidak dapat diberikan.