Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Senin, 27 Mei 2019 - 08:53:09 WIB

Dari Rapat Evaluasi SKD Sekdin: Data Sementara Peserta Lolos Seleksi STTD Capai 9,26%


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 287 kali

Dari Rapat Evaluasi SKD Sekdin: Data Sementara Peserta Lolos Seleksi STTD Capai 9,26%
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana beserta para Deputi menghadiri rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan instansi lain yakni Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumat (24/05/2019). Rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) tersebut diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi terkait rekrutmen sekolah kedinasan (Sekdin) di tahun 2019 ini.

Rendahnya jumlah peserta seleksi sekolah kedinasan (sekdin) yang lolos melampaui ambang batas pada tahap SKD menjadi bahan evaluasi dalam rapat tersebut. Dari data kelulusan sementara yang diperoleh BKN, untuk Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dari 23.904 peserta yang mengikuti SKD hanya 9,26 persen peserta yang lolos ambang batas, sedangkan untuk Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dari 3.070 peserta hanya 12,21 persen peserta yang lolos passing grade.

Untuk lolos dalam tahap SKD, peserta harus memenuhi nilai ambang batas yang telah ditentukan di setiap komponennya, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan minimal skor 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal skor 80, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) minimal skor 143.

“Menurunkan passing grade untuk memenuhi enam kali jumlah formasi yang ditentukan guna melanjutkan seleksi pada tahap selanjutnya tidak dapat menjadi solusi” tegas Bima Haria Wibisana.

Pihak sekolah dinas sangat menyayangkan apabila jumlah formasi yang telah ditentukan tidak terpenuhi. Menyikapi hal tersebut, Panselnas masih menggodok solusi terbaik untuk menjadi pemecahan permasalahan. (Sumber: Humas BKN)