Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:11:31 WIB

BKN Gelar Workshop Dan Matangkan Penilaian Indeks Profesionalitas ASN


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 623 kali

BKN Gelar Workshop Dan Matangkan Penilaian Indeks Profesionalitas ASN
Profesionalitas dalam birokrasi merupakan suatu hal yang sudah tidak dapat ditawar lagi, karena dengan profesional maka birokrasi dapat menciptakan kinerja yang efektif dan efisiensi menuju layanan pemerintahan yang semakin berkualitas.

Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN adalah suatu hal yang sangat penting untuk mengetahui potensi setiap ASN dalam pendidikan, pengalaman, pelatihan teknis dan kepemimpinannya agar disesuaikan dengan rencana pengembangan SDM yang jelas. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK) BKN Haryomo Dwi Putranto saat membuka kegiatan Workshop Tata Cara Penyusunan Indeks Profesionalitas ASN pada Senin (21/10 2019) di Kantor Regional I BKN Yogyakarta.

Kegiatan workshop ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan tersedianya indikator kualitas PNS yang lebih terukur dan memiliki kredibilitas serta reliabilitas ketersediaan data untuk membangun Aparatur Sipil Negara yang profesional. Melalui workshop ini pula diharapkan dapat diperoleh masukan yang konstruktif dalam penerapan mekanisme pengukuran IP ASN yang disusun BKN.

“Memang implementasi dari IP ASN ini secara nasional hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan, secara nasional rata-rata nilai masih dalam kategori belum baik, sehingga disinilah peran masukan dari bapak/ibu untuk kita perbaiki segala sesuatunya. Apakah hasil dari nilai ini fakta atau bukan, atau ada meknaisme yang belum tepat, inilah yang perlu kita pikirkan bersama” terang Deputi PMK.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku instansi pembina manajemen kepegawaian nasional telah mengeluarkan parameter untuk menilai Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN). IP ASN akan digunakan sebagai dasar dalam mengukur secara kuantitas tingkat profesionalitas ASN yang hasilnya dapat digunakan sebagai dasar penilaian dan evaluasi dalam upaya membangun profesionalitas ASN.

Parameter mengenai IP ASN diatur dalam Peraturan BKN nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman Tatacara dan Pelaksanaan Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN secara sistematis, terukur, dan berkesinambungan. Setidaknya terdapat empat hal yang dinilai dalam indek profresionalitas ini yakni kualitas, pendidikan, kompetensi, dan dispilin.

Dalam hal kualifikasi, parameter yang digunakan adalah jenjang pendidikan formal ASN. Bobot penilaian kualifikasi sebesar 25% dari keseluruhan penilaian indeks.

Kemudian untuk kompetensi, parameter yang dilihat antara lain Diklat Kepemimpinan, Diklat Fungsional, Diklat Teknis, dan Seminar/Workshop/Magang/Kursus/sejenisnya. Hal ini dilakukan untuk melihat riwayat pengembangan kompetensi yang pernah diikuti oleh ASN.

Pada dua (2) hari kegiatan workshop ini peserta akan dibekali tentang tata cara dan metodologi pengukuran indeks profesionalitas ASN dan diharapkan peserta dapat segera menerapkannya di lingkungan masing-masing SKPD.

Melalui workshop ini, setiap peserta akan mampu menyusun IP Aparatur Sipil Negara di instansi masing-masing untuk selanjutnya dapat mentransfer kepada pimpinan instansi maupun seluruh unit kerja yang ada di daerah. Sehingga, nantinya dapat diperoleh bahan informasi yang akurat terkait tingkat IP ASN masing-masing pegawai di seluruh instansi sehingga akan memudahkan dalam menentukan kebijakan pengelolaan Aparatur Sipil Negara yang lebih baik secara tepat di masa depan.