Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Senin, 25 November 2019 - 14:46:00 WIB

Kesungguhan Kabupaten Purworejo Dalam Menjalankan Sistem Merit


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 653 kali

Kesungguhan Kabupaten Purworejo Dalam Menjalankan Sistem Merit
Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo sebagai salah satu simpul penggerak birokrasi di Kabupaten Purworejo selayaknya dapat dijadikan contoh. Ditengah beragam tantangan yang ada, BKD Purworejo terus berkomitmen dalam menyuguhkan beragam fondasi penting dalam rangka implementasi pelayanan kepegawaian di daerah.

Salah satu terobosan penting yang telah dijalankan diantaranya adalah penerapan seleksi terbuka (open bidding) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Meskipun saat ini kegiatan tersebut sudah bukan menjadi hal yang langka, namun implementasi open bidding di Kabupaten Purworejo termasuk salah satu pionir diantara pemerintah kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Menurut Kepala BKD Purworejo Nancy Megawati, Kabupaten Purworejo termasuk menjadi salah satu percontohan di wilayah untuk implementasi seleksi terbuka dalam rangka pengisian JPT.

“Kita gagas kegiatan seleksi terbuka ini sudah lama, bahkan mungkin pada waktu itu kabupaten/kota lain di Jawa Tengah belum banyak yang melakukan. Kita menjadi salah satu rujukan untuk implementasi proses open bidding ini, banyak dari temen-temen kabupaten lain yang bertanya pada kita bagaimana menjalankan seleksi terbuka ini.” ungkap Kepala BKD.

Ditambahkannya, prinsip dasar yang melatarbelakangi dijalankannya open bidding pada waktu itu adalah semangat keterbukaan dan akuntabilitas. Dirinya menggarisbawahi bahwa segenap unsur dan pimpinan yang ada di Purworejo sepakat untuk menjalankan mekanisme penyelenggaraan birokrasi yang bersis, terbuka, dan akuntabel berdasarkan sistem merit. Artinya, siapapun memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk dapat maju dan berkembang tanpa harus dibatasi oleh unsur-unsur tertentu seperti kedekatan, senioritas, maupun gender.

Selain itu, menurutnya kebijakan keterbukaan dan merit sistem dalam proses birokrasi mendapat dukungan penuh dari unsur pimpinan daerah. Diakuinya, dukungan dan jaminan dari pimpinan sangat berpengaruh dalam menentukan jalan tidaknya sebuah proses birokrasi yang berkualitas.

“Jujur saya akui bahwa faktor dukungan dari pimpinan daerah ini memang menjadi aspek yang sangat penting dan menentukan. Bapak Bupati sangat konsen dengan ini dan berkali-kali menekankan bahwa maju tidaknya seorang pegawai sangat bergantung pada dirinya sendiri. Tidak ada aspek senioritas atau hal lain yang tidak relevan dengan tugas jabatan, semua bergantung pada kecakapan dan kompetensi yang dimiliki pegawai. Mau yang muda atau tidak semua bisa maju asal memenuhi kualifikasi yang ditentukan.” tambahnya.

Selain JPT, Kabupaten Purworejo juga membuka seleksi terbuka untuk jabatan Camat dan Lurah. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi para PNS yang telah memiliki persyaratan untuk dapat menduduki jabatan secara selektif. Pada Bulan Juli 2019 yang lalu, sebanyak empat (4) jabatan Camat dan 16 (enam belas) jabatan Lurah telah dilelang.